InfoKomputer – China diketahui sudah lama
memblokir akses ke Facebook, Twitter, dan beberapa jejaring sosial serta
situs lain yang dianggap sensitif dan berpotensi mengganggu kestabilan
negara. Namun, tampaknya aturan tersebut mulai melunak karena pemerintah
China saat ini mulai memperbolehkan akses ke jejaring sosial dan
situs-situs tersebut.
Namun, tidak semua daerah diperbolehkan mengaksesnya. Hanya wilayah
tertentu yang bisa memiliki keistimewaan ini. Salah satunya adalah
Shanghai. Seperti dikutip dari Huffington Post, China baru-baru ini
berencana untuk mengubah status wilayah Shanghai menjadi zona
perdagangan bebas seperti yang pernah dilakukan sebelumnya pada Hong
Kong.
Selain itu, pemerintah China juga memberikan kesempatan kepada ISP
asing untuk berinvestasi di Shanghai. Namun layanan internet yang
tersedia nantinya hanya bisa digunakan di kota ini saja.
China pertama kali memblokir Facebook dan Twitter pada pertengahan
tahun 2009 lalu setelah terjadi kerusuhan berdarah di Xinjiang.
Pemerintah saat itu menyalahkan situs jejaring sosial sebagai salah satu
penyebab kerusuhan tersebut. Selain itu, China juga memblokir beberapa
situs asing lain yang dianggap berpotensi mengganggu kestablian
pemerintahan China.
0 komentar:
Posting Komentar